Dengan Ilmu Hidup Menjadi Mudah

ILMU ADALAH CAHAYA

Ilmu itu cahaya yang terang yang menerangi dengannya

orang yang bahagia dan orang yang bodoh dalam kegelapan

Ilmu itu puncak kehidupan bagi para hamba sebagaimana

orang-orang yang bodoh itu mati karena kebodohan mereka

Pensyarah berkata:

Penulis menyebutkan dalam dua bait ini keutamaan ilmu dari dua sisi: Dari sisi bahwa ilmu itu cahaya yang terang dan dari sisi ilmu itu kehidupan bagi kalbu.

Dalam bait yang pertama beliau menyebutkan keutamaan ilmu dari sisi bahwa ia adalah cahaya. Allah Ta’ala befirman,
وَكَذَلِكَ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ رُوحًا مِّنْ أَمْرِنَا مَا كُنتَ تَدْرِي مَا الْكِتَابُ وَلا الإِيمَانُ وَلَكِن جَعَلْنَاهُ نُورًا نَّهْدِي بِهِ مَنْ نَّشَاء مِنْ عِبَادِنَا

“Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al-Qur’an) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidak mengetahui apakah Al-Kitab (Al-Qur’an) itu dan tidak pula mengetahui apakah iman itu. Tetapi Kami menjadikan Al-Qur’an itu cahaya yang Kami tunjuki dengannya siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami.” (Asy-Syura: 52)

Maka ilmu itu cahaya bagi pemilik ilmu, dan lentera baginya yang dengannya dia berjalan dalam kegelapan. Oleh karena itu maka kedudukan seorang ‘alim di tengah manusia adalah kedudukan yang tinggi.

Al-Imam Al-Ajurry rahimahullah mneyebutkan dalm kitabnya “Akhlaq Al-’Ulama” (28) permisalan yang mengagumkan yang dia menjelaskan padanya kedudukan seorang ‘alim dalam masyarakatnya dan di antara manusia. Beliau berkata; “Apa persangkaan kalian -rahimakumullah- dengan suatu jalan yang padanya ada kerusakan yang banyak, dan manusia butuh melewatinya pada malam yang gelap gulita. Jika ada lampu maka itulah dan jika tidak maka mereka akan bingung. Maka Allah Ta’ala mendatangkan bagi mereka lampu-lampu yang menerangi mereka. Maka mereka melewatinya di atas keselamatan dan keamanan. Kemudiaan datanglah generasi yang mereka harus lewat padanya lalu mereka melewatinya. Dan ketika mereka sedang lewat tiba-tiba lampu-lampu itu mati, sehingga mereka dalam kegelapan. Maka bagaimana persangkaan kalian?!

Demikianlah ulama di tengah manusia. Kebanyakan manusia tidak mengetahui bagaimana menunaikan kewajiban dan bagaimana menjauhi perkara yang haram, dan tidak pula mengetahui bagaimana beribadah kepada Allah Ta’ala dalam semua perkara yang seorang hamba beribadah kepada Allah Ta’ala dengannya kecuali dengan adanya ulama. Jika ulama wafat maka bingunglah manusia, dan terkikislah ilmu dengan kepergian mereka, dan nampaklah kebodohan. Inna lillah wa inna ilaihi raji’un. Sebuah musibah yang betapa besar atas kaum muslimin.”.

Oleh karenanya Al-Hasan Al-Bashri berkata: “Kalaulah bukan karena adanya ulama niscaya manusia akan seperti binatang.”. Lihat “At-Tabshirah” karya Ibnul Jauzy (2/203).

Bagaimana manusia memahami agama, hukum-hukum, halal dan haram, sunnah dan bid’ah, serta iman dan kekufuran kalau Allah Ta’ala tidak mendatangkan ulama bagi mereka yang menerangkan bagi mereka agama Allah Ta’ala.

Ucapannya: “orang yang bahagia” padanya ada keterangan bahwa kebahagiaan itu terikat dengan ilmu, orang yang bahagia mendapatkan pencahayaan pada jalan mereka dengan cahaya ilmu dan sinarnya.

Ucapannya: “orang yang bodoh dalam kegelapan” yaitu orang bodoh yang tidak memiliki ilmu berjalan dalam gelapnya kebodohan dan kegulitaannya.

Dan berbeda antara orang yang berjalan dalam cahaya dan lentera dan orang yang berjalan dalam kegelapan dan kegulitaan. Telah diriwayatkan dalam “Al-Jami’ Li Akhlaq Ar-Rawy” (2/174) karya Al-Khathib dengan sanadnya kepada Malik rahimahullah bahwa dia berkata: “Sesungguhnya ilmu itu bukan dengan banyaknya riwayat, hanya saja ilmu intu dengan cahaya yang Allah Ta’ala berikan pada kalbu.”.

Ketika Imam Asy-Syafi’i duduk di hadapan Malik dan membaca kepadanya, maka Malik kagum pada apa yang terlihat padanya berupa kesempurnaan daya tangkapnya, nyalanya kecerdasannya dan kesempurnaan pemahamannya, maka beliau berkata: “Sesungguhnya aku melihat Allah Ta’ala telah memberikan pada kalbumu cahaya maka janganlah engkau padamkan dengan kegelapan maksiat.”. Lihat “I’lam Al-Muwaqi’in” (4/284).

Dan diriwayatkan dalam “Diwan Al-Imam Asy-Syafi’i” (70):

Aku mengeluhkan pada Waki’ jeleknya hafalanku

Maka dia membimbingku untuk meninggalkan maksiat

Dan dia mengabarkan padaku bahwa ilmu itu cahaya

Dan cahaya Allah tidak ditunjukkan bagi pelaku maksiat

Dan Ibnul Qayyim rahimahullah memiliki ucapan yang agung dalam bab ini dalam mukadimah “Ijma’ Al-Juyusy Al-Islamiyah” (7): “Sesungguhnya kalbu yang hidup yang mendaoat cahaya adalah yang memahami tentang Allah Ta’ala, tunduk dan pasrah untuk mengesakan-Nya, mengikuti perkara yang dengannya Rasul-Nya diutus. Dan kalbu yang mati yang gelap yang tidak memahami tentang Allah Ta’ala seta tidak tunduk kepada apa yang dengannya Rasulullah diutus. Oleh karena itu Allah Ta’ala menshifati jenis manusia ini bahwa mereka itu mati dan tidak hidup, dan bahwa mereka berada padaa kegelapan mereka tidak keluar darinya, oleh karenanya kegelapan menguasai mereka pada segala sisinya. Kalbu mereka gelap gulita sehingga melihat kebenaran berbentuk kebathilan, dan melihat kebathilan berbentuk kebenaran. Amalan mereka gelap, ucapan mereka pada kegulitaan, keadaan mereka semuanya penuh kegelapan, kubur mereka terpenuhi kegelapan, dan jika dibagikan cahaya kepada mereka dibawah jembatan untuk lewat di atasnya mereka tetap pada kegelapan.”.

Adapun bait yang kedua beliau menyebutkan padanya keutamaan ilmu dari sisi ilmu itu menghidupkan kalbu, yaitu bahwa kehidupan hakiki seorang hamba hanya terwujud dengan ilmu. Allah Ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اسْتَجِيبُواْ لِلّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُم لِمَا يُحْيِيكُمْ

“Wahai orang-orang yang beriman, penuhilah oleh kalian Allah dan Rasul jika menyerukan kalian terhadap apa yang menghidupkan kalian.” (Al-Anfal: 24)

Maka ilmu itu adalah puncak kehidupan seorang hamba karena ia adalah kehidupan yang hakiki.

Allah Ta’ala berfirman,
أَوَ مَن كَانَ مَيْتًا فَأَحْيَيْنَاهُ

“Apakah orang yang sebelumnya mati lalu Kami hidupkan ia.” (Al-An’am: 122)

Yaitu Kami menghidupkannya dengan ilmu, iman, petunjuk dan ketaatan kepada Allah Ta’ala. Oleh karenanya wahyu yang menghidupkan kalbu dipermisalkan dengan air yang menghidupkan tumbuhan di bumi. Oleh karena itu Allah Ta’ala berfirman,
أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَن تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِن قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ فَاسِقُونَ * اعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يُحْيِي الأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

“Belumkah datang saatnya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk kalbu mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang turun pada mereka, Dan jangaanlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya yang telah diturukan kitab kepadanya, kemudin berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu kalbu mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalh orang-orang yang fasik. Ketauilah olehmu bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi seseudah matinya. Sesungguhnya Kami menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran Kami supaya kalian memikirkan.” (Al-Hadid: 16-17)

Yaitu sebagaimana Allah Ta’ala menghidupkan bumi setelah matinya dengan air, maka Allah Ta’ala menghidupkan kalbu setelah matinya dengan wahyu. Ahlu ilmi itu hidup karena ilmu.

Acapan penulis: “orang-orang yang bodoh itu mati karena kebodohan mereka”. Di sini ada keterangan bahwa yang berpaling dari wahyu dan tidak menoleh padanya maka dia terhitung sebagai orang mati. Allah Ta’ala berfirman,
أَمْواتٌ غَيْرُ أَحْيَاء وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ

“Berhala-berhala itu benda mati dan behala-berhala itu tidak mengetahui bila penyembah-penyembah mereka akan diangkitkan.” (An-Nahl: 21)

Dan Allah Ta’ala berfirman,
وَمَا يَسْتَوِي الأَحْيَاء وَلا الأَمْوَاتُ

“Tidaklah sama (antara) orang-orang yang hidup (dengan) orang-orang yang mati.” (Fathir: 22)

Kehidupan yang mereka ada padanya bukanlah kehidupan hakiki, bahkan itu adalah kehidupan selayaknya hewan. Maka hewan itu makan, minum, bermain, datang, tidur, berdiri dan duduk.

PENGARUH PENDIDIKAN ANAK TERHADAP KEBERHASILAN BELAJAR

PENGARUH PENDIDIKAN ANAK – ANAK TERHADAP

KEBERHASILAN BELAJAR DI  KELAS I

SEKOLAH DASAR NEGERI SANCA I

KECAMATAN JALANCAGAK – SUBANG

 

 

 

 

 

 

KARYA TULIS  INI:

DISAJIKAN DALAM KEGIATAN DISKUSI SEHARI

PADA KEGIATAN KKG SEWILAYAH SUBANG SELATAN

 

 

 

 

 

 

Disusun oleh :

SAEPUNAJAH, S.Pd.I

NIP.197808292005011002

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG

CABANG DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN JALANCAGAK

SEKOLAH DASAR NEGERI SANCA I

Jl. Desa Sanca Kec. Jalancagak Tlp. (0260) 7482244 kode Pos 41281

KATA PENGANTAR

 

Berkat rahmat Allah SWT serta idzinnya penulis dapat menulis Karya Tulis ini yang amat sederhana dan tentu banyak sekali kekurangan ,kekeliruan, baik bahasa maupun tulisan yang penulis gunakan serta isinya karena keterbatasan kemampuan dan waktu yang ada.

Pada kesempatan ini penulis mohon maaf dan mengucapkan erima kasih pada semua pihak yang telah  membantu baik langsung maupun tidak langsung dalam penyelesaisan Karya Tulis ini.

“Tak ada gading yang tak retak”

Semoga amal baik yang telah diberikan pada Penulis Allah SWT membalas dengan setimpal.amin.

Jalancagak , 28 Juni 2008

Penulis

NENENG SUCIATI

Mengetahui,

Kepala Sekolah

DEDE SUARSIH,S.Pd

NIP.19620404 198204 2 002

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR……………………………………………………………….          i

DAFTAR ISI…………………………………………………………………………          ii

BAB I Pendahuluan……………………………………………………………………       1

  1. Latar belakang…………………………………………………………………        1
  2. Dasar…………………………………………………………………………..         1
  3. Tujuan…………………………………………………………………………         1
  4. Ruang lingkup…………………………………………………………………         1

BAB II.  Pengaruh Pendidikan Taman Kanank Kanak  Terhadap Keberhasilan

Kegiatan Belajar  Mengajar Dikelas I Sdn Sanca I Jalancagak Subang…….         2

BAB III. Kesimpulan………………………………………………………………….        3

BAB IV. Penutup………………………………………………………………………        3

BAB I

  1. LATAR BELAKANG

Pendidikan Pra Sekolah sangat menunjang dan berpengaruh terhadapkegiatan belajar mengajar di kelas I Sekoah Dasar ,penulis bersama teman teman guru kelas 1 dilingkungan kantor Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang berpendapat bahwa Pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) berpengaruh terhadap keberhasilan kegiatan Belajar mengajar dikelas 1 SD.

Atas data Empiris tersebut diatas penulis melakukan pengamatan dan menuangkan dalambentuk KaryaTulis yang berjudul “PENGARUH PENDIDIKAN TAMAN KANAK KANAK TERHADAP KEERHASILAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DIKELAS I SD NEGERI SANCA I JALANCAGAK SUBANG”

  1. DASAR

Adapun Dasar pembuatan karya tulis ini sebagai salahsatu syarat untuk mengikuti lomba guru berprestasi tingkat Kabupaten.

  1. TUJUAN

Dengan penulisan karya tulis ini penulis bertujuan ingin berbagi pengalaman tentang begitu pentingnya Pendidikan Pra Sekolah khususnya pendidikan Taman Kanak-kanak usia 4 s/d 5 tahun bagi guru kelas 1 SD serta temanteman yang membaca karya tulis ini

  1. RUAGN LINGKUP

Karena keterbatasan kemampuan dan waktu yang ada penulis batasi ruang lingkup pengamatan karya tulis ini hanya dikelas 1 SD Sanca 1 kecamatan JalancagakKabupaten Subang

BAB II

PENGARUH PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK

TERHADAP KEBERHASILAN KEGIATAN

BELAJAR MENGAJAR  DIKELASI

SDN SANCA I JALANCAGAK

SUBANG

            Pendidikan adalah karya bersama yang berlangsung dalamsuatu pola kehidupan insane tertentu ,Dengan demikian pendidikan merupakan system social yang terbentuk dari komponen komponen yang mempunyai hubungan fungsional dalam mengubah masukan menjadi hasil yang diharapkan.

Proses pendidikan merupakan rangkaian peristiwasosialyang dinamis yang didalamnya berlangsung proses manajerial dan operasional untuk melaksanakan perubahan kualitas tingkahlaku,proses perubahan tersebut memerlukan saling ketergantungan komponen komponen yang tidak jelas batas batasnya berfungsi mempertahankan kelestarian system dan memberikan hasil pendidikan pada lingkungannya.

Hasil pendidikan berupa orang yang telah mengalami peningkatan pengetauan yang mampu meningkatkan tarap hidupnya sebagai pribadi,pekerja,warga dan makhluk tuhan,serta berguna untuk dirinya ,berguna untuk keluarganya dan berguna bagi lingkungan dimana dia berada.

Untuk menghasilkan hsil pendidikan yang lebih baik,penulis berpendapat bahwa anak usia pra sekolah perlu mendapat perhatian serius dalam pendidikannya sehingga anak diharapkan menjadi manusia Indonesia  yang paripurna yang memiliki kopetensi tinggi daya fikir serta pemahaman terhadap religious yang baik.

Atas dasar tersebut diatas penulis akan mengamati pelaksanaan pendidikan pra sekolah dalam hal ini pendidikan taman kanak kanak berpengaruh terhadap keberhasilan kegiatan belajar mengajar dikelas 1 SD Sanca I kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang.

Dari hasil pengamatan penulis sehari hari pada waktu mengajar kreativitas dan aktivitas pada saat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar 12 orang siswa dari 23 orang siswa kelas 1 SD Ssanca I lebih aktif serta kreatif dan memiliki motivasi  belajarnya tinggi dibandingkan dengan 11 orang siswa yang tidak pernah mengikuti pendidikan taman kanak kanak.

Dengan menggunakan metode eksperimen dari 23 orang siswa kelas I SD Sanca I untuk mengetahui kemampuan siswa diadakan tes:

  1. Kecepatan rata rata banyaknya kata kata yang dibaca permenit
  2. Kecepatan rata rata banyaknya menghitung penjumlahan yang benar /40 menit
  3. Kecepatan rata rata banyaknya menulis kalimat/40 menit

Dari 23 orang siswa kelas I SD Sanca I dimana penulis sebagai gurunya 12siswa yang pernah mengikuti TK ternyata nilai rata rata hasil tesnya lebih baik dibandingkan 11 orang siswa yang tidak masuk TK.

Dari hasil kegiatan pengamatan yang penulis lakukan dugaan sementara adanya pegaruh yang signifikan siswa kelas 1 yang pernah mengikuti TK terhadap keberhasilan belajar mengajarnya.

Hasil diskusi dugaan sementara tersebut diatas baik dengan teman teman guru yang ada diSD Sanca I maupun beberapa teman guru kelas 1 se kecamatan Jalancagak sepakat menyimpulkan “ ada pengaruh yang signifikan (berarti) Pendidikan Taman Kanak-kanak terhadap keberhasilan Kegiatan Belajar mengajar”

BAB III

KESIMPULAN DAN SARAN

 

KESIMPULAN

 

Dari hasil pengamatan penulis mencoba menyimpulkan :

  1. Pendidikan Taman Kanak kanak bagi anak usia pra sekolah merupakan suatu keharusan untuk membenetuk manusia Indonesia yang paripurna
  2. Ada pengaruh yang signifikan Pendidikan Taman Kanakkanak terhadapkeberhasilan Belajar Mengajar

SARAN

 

Penulis mencoba memberikan saran kepada:

  1. Orang tua yangmemiliki anak usia pra sekolah agar anak nya bisa mengikuti pendidikan taman kanak kanak
  2. Pemerintah agar dapat mensosialisasikan betapa pentingnyapendidikan pra sekolah bagi anaknya pada masyarakat luas,serta memfasilitasiberdirinya taman kanak kanak minimal1 desa 1 Taman kanak kanak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

PENUTUP

 

Dengan tersajinya karya tulis ini penulis mengharapkan saran dan masukan yang sangat berharga untuk dijaadikan perbaikan pad ape,buatan karya tulis selanjutnya.

Semoga karya tulis ini bermanfaat khususnya bagi penulis umumnya bagi yang berkenan membacanya.

UNTUKMU SAUDARAKU

 

Bocah-bocah kecil itu

Berlari, melompat, dan menyerbu

Lihat kawan,mereka beradu dengan bom dan peluru

Hanya dengan batu-batu

 

Bocah-bocah kecil itu

Menerjang tiada gentar

Memburu tiada ragu

Ini semua bukan di negeri khayalan

Ini semua kejadian nyata yg ada di sana,

Di tanah kelahiran para Nabi,di Palestina

 

Tak ada paksaan untuk mereka bergerak

Tak ada pula hadiah pengganti luka-luka mereka

Itu semua hanya karena mereka inginkan keridhoan-Nya

Dan semata-mata inginkan surga-Nya

Dan bumi Palestina merdeka,dr tangan yahudi Laknatullah

 

Jangan tanya kapan mereka akan berhenti

Jangan tunggu kapan mereka akan mengeluh

 

Karna mereka akan selalu kembali

Tuk bebaskan tanah suci dan bebaskan saudara/i mereka

Dan disana akan selalu terdengar

Lemparan batu dan teriakan Allahu Akbar..!!

 

Siapa bilang meraka kalah.?

siapa bilang mereka menangis.?

Bahkan lawanpun ketakutan

dan gemetar mencari tempat perlindungan karena keberanian mereka

Siapa bilang mereka salah.? siapa bilang mereka cengeng

Bahkan para Malikat dan langitpun memujinya,memuji semua keberanianya

 

Karena mereka selalu percaya,akan janji Allah

Mereka percaya bahwa Allah akan selalu bersama mereka

Menemani hari-hari meraka, desah nafas-Nya, di relung hati-Nya

Allahhu Albar ,, Allahhu Akbar ,,!!!

gemuruh takbir itu akan selalu terdengar di bumi Palestina Tercinta_aep2saepunajah.wordpress.com

 

“semoga dngn puisi ini,bisa mengingatkan kita akan apa yg lagi di alamai saudara/i kita diPalestina,semoga dngn puisi ini bisa menambah kasih sayang kita untuk para Mujahid-mujahid disana,dan semoga dngn puisi ini saudara/i ku mau selalu menyelipkan sedikit doa untuk saudara/i kita yg berada disana,,saya secara pribadi memohon pada kalian semua saudara/iku agar selalu berkenan mendoakan saudara/i kita disana,karena mungkin hanya doa yg baru bisa kita beri buat perjuangan mereka”

 

JAYALAH PALESTINA,JAYALAH ISLAM…!!! ALLAHHU AKBAR..!!!

BUKU SBK MTs KLS VII – IX

buku SBK MTs kls VII-IX

Seni Teater_2

Terampil Bermusik

silabus kurikulum 2013

SILABUS kur 2013

1. Silabus Bermain dengan Benda-benda di Sekitarnya Kls V_ok

1. Silabus Diri Sendiri_ Jujur, Tertib dan Bersih Kelas I_Ok

1. Silabus Hidup Rukun kls II_ok

1. Silabus Indahnya Kebersamaan kls IV_ok

1. Silabus Sayangi Hewan dan Tumbuhan di Sekitar kls III_ok

1. Silabus Selamatkan Makhluk Hidup Kelas VI_ok

02-kompetensi-dasar-smp-ptkguru.com

2. Silabus Bermain di Lingkunganku kls II_ok

2. Silabus Bhinneka Tunggal Ika Kelas VI_ok

2. Silabus Kegemaranku Kelas I_Ok

2. Silabus Pengalaman yang Mengesankan kls III_ok

2. Silabus Peristiwa Dalam Kehidupan Kls V_ok

2. Silabus Selalu Berhemat Energi kls IV_ok

03-kompetensi-dasar-sma-ptkguru.com

3. Silabus Hidup Rukun Kls V_ok

3. Silabus Kegiatanku Kelas I_Ok

3. Silabus Mengenal Cuaca dan Musim kls III_ok

3. Silabus Peduli terhadap Makhluk Hidup kls IV_ok

3. Silabus Tokoh dan Penemu Kelas VI_ok

3. Silabus Tugas Sehari-hari kls II_ok

4. Silabus Aku dan Sekolahku_kls II_ok

4. Silabus BANGGA SEBAGAI BANGSA INDONESIA Kls V_ok

4. Silabus Berbagai Pekerjaan kls IV_ok(1)

4. Silabus Berbagai Pekerjaan kls IV_ok

4. Silabus Globalisasi Kelas VI_ok

4. Silabus Keluargaku Kelas I_Ok

4. Silabus Ringan Sama Dijinjing Berat Sama Dipikul kls III_ok

5. Silabus Hidup Sehat dan Bersih kls II_ok

5. Silabus Mari Bermain dan Berolahraga kls III_ok

5. Silabus Menghargai Jasa Pahlawan kls IV_ok

5. Silabus Pengalamanku Kelas I_Ok

5. Silabus SEHAT ITU PENTING Kls V_ok

5. Silabus Wirausaha Kelas VI_ok

6. Silabus Air Bumi dan Matahari kls II_ok

6. Silabus Indahnya Negeriku kls IV_ok

6. Silabus Indahnya Persahabatan kls III_ok(1)

6. Silabus Indahnya Persahabatan kls III_ok

6. Silabus Kesehatan Masyarakat Kelas VI_ok

6. Silabus Lingkungan Bersih dan Sehat Kelas I_Ok

7. Silabus Benda, Binatang dan Tanaman di Sekitarku Kelas I_Ok

7. Silabus Cita-citaku kls IV_ok

7. Silabus Mari Kita Berhemat untuk Masa Depan kls III_ok

7. Silabus Merawat Hewan dan Tumbuhan kls II_ok

8. Silabus Berperilaku Baik dalam Kehidupan Sehari-hari kls III_ok

8. Silabus Daerah Tempat Tinggalku kls IV_ok

8. Silabus Keselamatan di Rumah dan Perjalanan Kls II_ok

8. Silabus Peristiwa Alam Kelas I_Ok

9. Silabus Makanan Sehat dan Bergizi kls IV_ok

9. Silabus Menjaga Kelestarian Lingkungan kls III_ok

dokumen-kurikulum-2013-ptkguru.com

KHUTBAH IDUL FITRI 2013

KHUTBAH idul fitri

Tarucing

<img src="http://aep2saepunajah.filestarucing.wordpress.com/2013/08/alya2.jpg?w=300″ alt=”tarucing” width=”300″ height=”198″ class=”alignnone size-medium wp-image-374″ />

TARUCING

alya nurunajah

Gambar

KALENDER PENDIDIKAN 2013/14

Kalender Pendidikan TP.2013-2014